WIBISONO METHOD - 0001

WIBISONO METHOD

By Yohan Wibisono + Chat GPT

 

W | Watch

I | Investigate

B | Bottleneck

I | Improve

S | Systemize

O | Optimize

N | Next Growth

O | One Page Summary

 

Wibisono Method adalah langkah-langkah sederhana untuk membantu perusahaan:

l Menemukan penghambat pertumbuhan bisnis.

l Mengembangkan langkah-langkah solusi

l Melanjutkan ke pertumbuhan selanjutnya

Kadang, karena terjebak dengan rutinitas harian, tidak tampak permasalahan sesungguhnya. Maka pertanyaan-pertanyaan sederhana akan cukup membantu para pengambil keputusan bisnis: “Oh, ternyata kondisi perusahaanku demikian”

 

Diharapkan dalam 12 bulan penerapan Wibisono Method membantu perusahaan berpindah dari Owner Dependent Company menjadi System Driven Company.

 

Wibisono Method membantu cara perusahaan mengambil keputusan agar lebih signifikan hasilnya. Wibisono Method bukan sekedar memberi solusi, namun juga menyusun sistem agar:

1. Bukan sekedar tahu

2. Tapi tahu langkah-langkahnya

3. Solusinya

4. Lalu menjadikannya sebagai sistem

5. Maka sifatnya lebih permanen

6. Dan bisa dilakukan oleh siapa saja

Lalu hasil akhirnya bukan hanya peningkatan omzet.

Hasil akhirnya adalah perusahaan yang:

l Mampu berjalan tanpa owner mengurus semuanya,

l Mengambil keputusan berdasarkan data,

l Memiliki sistem yang bisa direplikasi,

l Dan siap bertumbuh tanpa kehilangan kualitas.


W.I.B.I.S.O.N.O Framework

Dari Chaos Menjadi Growth. Cocok untuk perusahaan yang sedang stagnan dan bingung penyebabnya apa serta apa yang harus dilakukan.

Bisnis tidak berhenti bertumbuh karena kekurangan ide.

Bisnis berhenti bertumbuh karena selalu terbentur bottleneck yang belum disadari.

Setiap bisnis memiliki masalah. Namun tidak semua masalah layak diselesaikan.

Tugas seorang pemimpin bukan memperbaiki semuanya, melainkan menemukan hambatan terbesar yang sedang membatasi pertumbuhan bisnis saat ini.

Karena ketika satu bottleneck berhasil dipecahkan, bisnis akan naik ke level berikutnya—dan level baru akan melahirkan bottleneck yang baru.

Itulah sebabnya membangun bisnis bukanlah proyek yang memiliki garis akhir, melainkan sebuah siklus yang terus berulang.

 

W | WATCH: Lihat Fakta, Bukan Asumsi

Jangan mulai dengan solusi. Mulailah dengan observasi.

Amati angka, pelanggan, proses, tim, dan pengalaman pelanggan sebagaimana adanya.

Pertanyaan utama: Apa yang benar-benar sedang terjadi?

I | INVESTIGATE: Gali Sampai Menemukan Akar

Masalah yang terlihat hampir selalu hanyalah gejala.

Gunakan data, wawancara, observasi, dan analisis proses untuk menemukan penyebab sebenarnya.

Pertanyaan utama: Mengapa hal itu terjadi?

 

B | BOTTLENECK: Temukan Satu Hambatan Terbesar

Jangan mengejar dua puluh masalah sekaligus. Temukan satu titik yang paling membatasi seluruh sistem.

Karena memperbaiki bottleneck akan menghasilkan dampak yang jauh lebih besar daripada memperbaiki banyak masalah kecil.

Pertanyaan utama: Apa satu hal yang paling menahan pertumbuhan bisnis saat ini?

 

I | IMPROVE: Rancang Perubahan yang Berdampak Besar/ Merancang SOLUSI

Fokus pada solusi yang sederhana, terukur, dan memiliki leverage tinggi.

Uji perubahan sebagai eksperimen, bukan sebagai asumsi.

Pertanyaan utama: Perubahan apa yang memberikan dampak terbesar dengan usaha yang paling efektif?

 

S | SYSTEMIZE: Jadikan Perbaikan Sebagai Standar

Perubahan yang berhasil tidak boleh bergantung pada orang tertentu.

Dokumentasikan, standarkan, ukur, dan tetapkan pemilik proses.

Bangun sistem yang tetap berjalan meskipun owner tidak hadir.

Pertanyaan utama: Bagaimana agar hasil ini dapat diulang oleh siapa pun, kapan pun?

 

O | OPTIMIZE: Jangan Berhenti Setelah Stabil

Bisnis yang stabil belum tentu unggul.

Terus ukur, evaluasi, dan tingkatkan kualitas, efisiensi, pengalaman pelanggan, serta nilai yang diberikan.

Budayakan perbaikan berkelanjutan.

Pertanyaan utama: Bagaimana membuat sistem ini lebih baik daripada kemarin?

 

N | NEXT GROWTH: Bersiap untuk Level Berikutnya

Setiap pertumbuhan menciptakan tantangan baru. 

Saat satu bottleneck selesai, jangan berpuas diri. Mulailah mencari bottleneck berikutnya sebelum pertumbuhan berhenti.

Pertanyaan utama: Jika bisnis ini tumbuh 10 kali lipat, apa yang akan rusak lebih dulu?

 

O | ONE PAGE SUMMARY: Rangkuman

 


Postingan Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *