S | SYSTEMIZE
90% konsultan berhenti di IMPROVE.
Mereka memberi solusi.
Klien semangat.
Implementasi dua minggu.
Lalu...
Kembali seperti semula.
Kenapa?
Karena solusi belum menjadi sistem.
Saya ingin mengubah definisi SYSTEMIZE.
Bukan: Membuat SOP.
Tetapi: Mengubah solusi menjadi kebiasaan organisasi.
Kalau hanya SOP. Orang bisa tidak membaca.
Kalau menjadi sistem. Orang hampir tidak bisa menghindarinya.
Saya membayangkan SYSTEMIZE memiliki 10 langkah.
SYSTEMIZE FRAMEWORK
STEP 1 - Standarize
Pertanyaan pertama.
Apa cara terbaik yang sudah kita temukan?
Kalau belum ada.
Jangan bikin SOP dulu.
Karena SOP hanya mendokumentasikan best practice.
Output
Best Practice.
STEP 2 - Simplify
Saya hampir selalu bertanya.
Bisakah dibuat lebih sederhana?
Kalau prosedur ada 18 langkah.
Bisakah menjadi 9?
Kalau approval 6 orang.
Bisakah 2?
Kalau laporan 10 halaman.
Bisakah dashboard 1 halaman?
Karena...
Semakin sederhana.
Semakin mudah dijalankan.
STEP 3 - Assign Ownership
Ini sering terlupakan.
Semua proses harus punya owner.
Misalnya.
Lead Management
↓
Marketing Manager
Production Planning
↓
PPIC
QC
↓
QC Manager
Invoice
↓
Finance
Bukan "semua bertanggung jawab."
Karena...
Kalau semua bertanggung jawab.
Biasanya tidak ada yang benar-benar bertanggung jawab.
STEP 4 - SOP
Nah baru sekarang.
Dokumentasikan.
Menurut saya SOP cukup.
Tujuan
Input
Langkah
Output
Checklist
KPI
Satu halaman.
Jangan 50 halaman.
STEP 5 - KPI
Ini yang sering hilang.
Kalau tidak diukur.
Tidak akan bertahan.
Setiap proses.
Harus punya KPI.
Contoh.
Production Planning.
KPI.
Schedule Adherence.
QC.
First Pass Yield.
Sales.
Closing Rate.
Purchasing.
Supplier On Time Delivery.
STEP 6 - Dashboard
Owner tidak boleh lagi bertanya.
Dashboard yang menjawab.
Pertanyaan.
Apa saja yang harus terlihat?
Merah.
Kuning.
Hijau.
Cukup.
Tidak perlu dashboard 50 grafik.
STEP 7 - Meeting Rhythm
Ini menurut saya penting sekali.
Sistem akan mati.
Kalau tidak ada ritme.
Contoh.
Daily
Production Meeting
Weekly
Management Review
Monthly
Performance Review
Quarterly
Business Review
Yearly
Strategic Planning
Semua punya agenda tetap.
STEP 8 - Audit
Saya suka bertanya.
Bagaimana kita tahu SOP benar-benar dijalankan?
Harus ada audit.
Checklist.
Sampling.
Observasi.
Mystery Customer.
Internal Audit.
Kalau tidak.
SOP hanya pajangan.
STEP 9 - Continuous Improvement
Setiap bulan.
Saya ingin setiap divisi menjawab.
Apa satu improvement bulan ini?
Tidak perlu besar.
Satu saja.
Setahun.
Ada 12 improvement.
Lima tahun.
Ada 60 improvement.
STEP 10 - Transfer Knowledge
Ini yang sering gagal.
Kalau satu orang resign.
Sistem ikut hilang.
Artinya belum system.
Harus ada.
Training.
Onboarding.
Video.
Manual.
Mentoring.
Sehingga.
Orang baru.
Bisa cepat produktif.
Tetapi...
Saya ingin menaikkan level SYSTEMIZE.
Menurut saya, setiap solusi harus lolos 7 TEST sebelum dianggap sudah menjadi sistem.
SYSTEM TEST
1.
Kalau owner cuti sebulan.
Apakah tetap berjalan?
2.
Kalau supervisor resign.
Apakah tetap berjalan?
3.
Kalau order naik 2 kali.
Apakah tetap berjalan?
4.
Kalau cabang bertambah.
Apakah tetap berjalan?
5.
Kalau orang baru masuk.
Apakah bisa belajar cepat?
6.
Apakah hasilnya konsisten?
7.
Apakah mudah diaudit?
Kalau ada satu jawaban "Tidak."
Menurut saya.
Belum menjadi sistem.
Saya bahkan ingin menyederhanakan seluruh SYSTEMIZE menjadi satu formula yang sangat mudah diingat.
S Y S T E M S
S — Standardize (tetapkan cara terbaik)
Y — Your Owner (tetapkan pemilik proses)
S — Simplify (buat sesederhana mungkin)
T — Track (ukur dengan KPI & dashboard)
E — Execute Rhythm (bangun ritme meeting dan review)
M — Monitor (audit dan pastikan dijalankan)
S — Scale (pastikan bisa diajarkan, direplikasi, dan berkembang)
Menurut saya, inilah yang bisa menjadi identitas SYSTEMIZE dalam WIBISONO METHOD.
Perhatikan alurnya:
WATCH → Mengumpulkan fakta.
INVESTIGATE → Menemukan akar penyebab.
BOTTLENECK → Memilih satu constraint terbesar.
IMPROVE → Mendesain solusi terbaik.
·
·
SYSTEMIZE → Mengubah solusi menjadi cara kerja standar yang terus menghasilkan hasil yang sama.
OPTIMIZE → Meningkatkan performa sistem yang sudah stabil.
NEXT GROWTH → Membangun kapasitas untuk menghadapi bottleneck berikutnya.
One Page SUMMARY →
·
Yang paling saya sukai adalah definisi sederhana ini:
Improve menjawab "apa yang harus diubah".
Systemize menjawab "bagaimana memastikan perubahan itu tetap terjadi setiap hari, oleh siapa pun yang menjalankannya."
Kalimat tersebut menurut saya cukup kuat untuk menjadi salah satu filosofi utama WIBISONO METHOD.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar