Solusi untuk Margin Semakin Tipis
Betul. One Page Summary (RINGKAS) harus menjadi output akhirnya.
Untuk kasus “Margin semakin tipis”:
WATCH → Margin semakin tipis.
INVESTIGATION → Telusuri HPP, harga jual, diskon, biaya, dan product mix.
BOTTLENECK → Temukan satu faktor terbesar yang menekan margin.
IMPROVE → Perbaiki pricing, biaya, atau produk bermargin rendah.
SYSTEMIZE → Buat sistem monitoring margin.
OPTIMIZE → Fokus pada produk/customer/channel paling profitable.
NEXT GROWTH → Scale setelah margin sehat.
ONE PAGE SUMMARY — RINGKAS
R — Ringkasan: Omzet ada, tetapi profit tertekan.
I — Indikator: Margin turun dari X% → Y%.
N — Nilai & Kondisi: Profitabilitas perlu perhatian.
G — Ganjalan: Faktor utama yang menekan margin.
K — Keputusan: Prioritaskan pemulihan margin.
A — Aksi: Perbaiki pricing + cost + product mix.
S — Sasaran & Scale: Kembalikan margin ke target sebelum ekspansi.
Prinsip Wibisono Method: jangan mengejar omzet yang semakin besar jika setiap rupiahnya menghasilkan margin yang semakin kecil.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar