Bisnis Ramai Tapi Tidak Untung? Cara Menemukan Perbedaan antara Banyak Transaksi dan Bisnis yang Sehat

Bisnis ramai memang menyenangkan.

Telepon berdering.

WhatsApp masuk.

Order bertambah.

Karyawan sibuk.

Tetapi pertanyaan pentingnya adalah:

"Apakah semua kesibukan tersebut menghasilkan profit?"

Karena banyak transaksi tidak selalu berarti bisnis sehat.

W – Watch

Ukur bukan hanya jumlah transaksi.

Ukur:

  • revenue;

  • gross profit;

  • net profit;

  • margin;

  • AOV;

  • repeat order;

  • CAC;

  • biaya operasional.

I – Investigate

Cari transaksi mana yang menguntungkan.

Ada transaksi dengan nilai besar tetapi margin kecil.

Ada transaksi kecil tetapi margin tinggi.

Ada customer yang sering membeli tetapi banyak komplain dan membutuhkan pelayanan tinggi.

Ada customer yang hanya membeli sekali tetapi sangat profitable.

Karena itu customer tidak boleh hanya dinilai dari omzet.

B – Bottleneck

Tentukan sumber masalah.

Mungkin transaksi terlalu kecil.

Mungkin biaya pelayanan terlalu tinggi.

Mungkin diskon terlalu besar.

Mungkin produk yang terjual salah.

I – Improve

Naikkan AOV.

Buat paket.

Tingkatkan upselling.

Dorong produk margin tinggi.

Perbaiki repeat order.

Kurangi transaksi yang tidak profitable.

S – Systemize

Buat customer segmentation.

Misalnya:

High Revenue – High Profit

High Revenue – Low Profit

Low Revenue – High Profit

Low Revenue – Low Profit

Segmentasi tersebut jauh lebih berguna daripada hanya mengetahui customer mana yang paling sering membeli.

O – Optimize

Periksa kontribusi profit setiap segmen.

Kemudian sesuaikan strategi.

N – Next Growth

Scale customer dan produk yang memberikan kontribusi profit terbaik.

O – One Page Summary

Ramai = banyak aktivitas.

Sehat = aktivitas menghasilkan profit yang dapat dipertahankan.

Jika bisnis Anda ramai tetapi tidak menghasilkan keuntungan yang memadai, jangan buru-buru menambah customer. Cari tahu dulu customer, produk, dan transaksi mana yang sebenarnya menghasilkan uang.



Postingan Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar