Cara Meningkatkan Penjualan Online dengan Memperbaiki Perjalanan Customer dari Melihat hingga Membeli
Customer tidak tiba-tiba membeli ketika melihat sebuah iklan.
Biasanya terdapat perjalanan.
Mereka melihat konten.
Kemudian merasa tertarik.
Mencari informasi.
Membandingkan.
Bertanya.
Mempertimbangkan.
Meyakinkan diri.
Baru akhirnya membeli.
Perjalanan tersebut disebut customer journey.
Jika salah satu tahap bermasalah, penjualan online dapat ikut terganggu.
Watch
Dalam Wibisono Method, langkah pertama adalah memetakan perjalanan customer.
Dari mana mereka datang?
Instagram?
TikTok?
Google?
Facebook?
Marketplace?
Referral?
Kemudian apa yang mereka lakukan?
Apakah langsung membeli?
Mengunjungi website?
Mengirim WhatsApp?
Membaca artikel?
Menonton video?
Semakin jelas perjalanan tersebut, semakin mudah mencari masalah.
Investigate
Cari titik di mana customer paling banyak meninggalkan proses.
Misalnya 10.000 orang melihat konten, 1.000 mengunjungi website, 300 menghubungi WhatsApp, tetapi hanya 10 membeli.
Ada penurunan besar di antara tahap tersebut.
Owner perlu mencari tahu alasannya.
Apakah landing page tidak meyakinkan?
Apakah harga sulit ditemukan?
Apakah CTA tidak jelas?
Apakah admin lambat merespons?
Bottleneck
Pilih satu titik yang paling berdampak.
Misalnya website mendapatkan banyak pengunjung tetapi sedikit yang menghubungi.
Maka bottleneck mungkin berada pada halaman penawaran.
Jangan langsung memperbesar iklan.
Perbaiki halaman terlebih dahulu.
Improve
Landing page dapat diperbaiki dengan struktur yang lebih jelas.
Masalah customer.
Solusi.
Manfaat.
Bukti.
Penjelasan produk.
FAQ.
Call to action.
Customer harus memahami langkah berikutnya.
Jika ingin berkonsultasi, CTA harus jelas.
Jika ingin WhatsApp, tombol harus mudah ditemukan.
Systemize
Perjalanan customer juga perlu dibuat sistematis.
Konten menarik perhatian.
Landing page menjelaskan.
WhatsApp menggali kebutuhan.
Sales menawarkan solusi.
Follow-up mengingatkan.
CRM mencatat status.
Dengan sistem tersebut, customer tidak bergantung pada keberuntungan.
Optimize
Ukur setiap tahap.
Berapa CTR?
Berapa landing page conversion?
Berapa chat menjadi qualified leads?
Berapa closing?
Berapa nilai transaksi?
Dengan data tersebut Anda dapat mengetahui bagian yang perlu diperbaiki.
Next Growth
Setelah customer journey sehat, traffic dapat diperbesar.
Ini jauh lebih aman daripada langsung menghabiskan uang untuk iklan.
Karena sekarang bisnis memiliki perjalanan customer yang lebih siap mengubah perhatian menjadi penjualan.
One Page Summary
Watch: petakan perjalanan customer.
Investigate: cari titik customer berhenti.
Bottleneck: tentukan titik paling kritis.
Improve: perbaiki pengalaman dan penawaran.
Systemize: hubungkan konten, website, sales, dan CRM.
Optimize: ukur conversion setiap tahap.
Next Growth: tambah traffic setelah funnel sehat.
One Page Summary: penjualan online adalah perjalanan, bukan satu aktivitas marketing.
Jika Anda merasa traffic sudah besar tetapi penjualan belum sebanding, kemungkinan yang perlu diperiksa bukan hanya marketing, tetapi seluruh perjalanan customer dari pertama kali mengenal bisnis sampai melakukan pembayaran.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar